Selamat Berkunjung di Blog Bu-Evi Cikgu Geografi *Semoga Bermanfaat*

PembaTIK Level 4 : Berbagi

Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar.

Mengenal Lebih Dekat Fitur-fitur Rumah Belajar

Merdeka belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia

Workshop Online SAGUSABLO Lanjutan

Lulus SAGUSABLOG Dasar teruskan mengikuti workshop online SAGUSABLOG Kelas Lanjutan.

25 September 2022

Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice)

Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)

Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta Didik Dalam Pembelajaran


Dalam era persaingan global saat ini, pendidikan menjadi hal yang sangat perlu di perhatikan. Kualitas pendidikan yang baik diharapkan nantinya akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas guna menjawab tununan zaman. Dalam upaya mewujudkan pendidikan yang baik, maka seorang guru dituntut untuk mahir dalam memilih dan menerapkan metode mengajar yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Sehingga membuat proses belajar mengajar pada peserta didik semarlu dikin efektif dan bermakna.

Permasalahan yang masih sering muncul dalam proses belajar mengajar selama ini adalah pembelajaran yang berpusat pada guru. Proses belajar mengajar yang berpusat pada guru tidak membuat pesera didik aktif, peserta didik hanya mendengarkan (pasif). Proses belajar mengajar seperti itu menyebabkan suasana belajar cenderung tidak bermakna bagi peserta didik. Agar proses belajar lebih bermakna maka pengetahuan yang ada harus dilalui melalui proses yang dialami oleh peserta didik sendiri. Peserta didik dapat lebih aktif dan lebih mampu memahami apa yang dipelajarinya, tidak hanya sekedar menghafal konsep atau prosedur dalam menyelesaikan masalah.

Guru harus mampu melaksanakan pendekatan pembelajaran dengan lebih mengaktifkan peranan peserta didik, menempatkan peserta didik sebagai subjek atau pusat dari kegiatan pembelajaran, selain itu pembelajaran juga harus mengacu kepada pengembangan kecakapan abad 21. Adapun model/strategi/metode yang digunakan guru harus mengaktifkan peserta didik untuk meningkatkan hasil belajar serta mendukung pencapaian tujuan pembelajaran.

Pembelajaran berbasis masalah merupakan metode pembelajaran yang menantang peserta didik untuk "belajar bagaimana belajar", bekerja secara berkelompok untuk mencari solusi dari permasalahan dunia nyata. Masalah yang diberikan ini digunakan untuk mengikat peserta didik pada rasa ingin tahu pada pembelajaran. Penerapan model problem based learning (PBL) sangat perlu dilaksanakan dalam upaya meningkatkan aktivitas belajar yang nantinya akan berpengaruh terhadap hasil belajar serta pencapaian tujuan belajar, selain itu juga mengembangkan kompetensi guru.

Berikut ini penulis mencoba menyusun Best Practice menggunakan metode STAR terkait pengalaman mengatasi permasalahan peserta didik dalam pembelajaran. 

PPL Siklus 1 Berbasis PjBL PPG Daljab 2022 Kategori 1 dan PPL Siklus 2 Berbasis PBL PPG Daljab 2022 Kategori 1. LPTK Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT)

14 Maret 2022

Membuat Komik Edukatif menggunakan Canva

Canva adalah platform desain grafis yang di gunakan untuk membuat grafis media sosial, presentasi, poster, dokumen dan konten visual lainnya. Aplikasi ini juga menyediakan beragam contoh desain untuk digunakan dalam berbagai hal, termasuk membuat Komik Edukatif yang menarik dalam Pembelajaran.

Berikut contoh Komik Edukatif dengan menggunakan canva :

11 Oktober 2021

RPP Geografi Kelas XI

Dunia pendidikan terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman, perkembangan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya di Indonesia. Perubahan penting yang telah terjadi dalam dunia pendidikan di Indonesia salah satunya adalah perubahan kurikulum, telah kita ketahuai bersama perubahan kurikulum juga diikuti perubahan perangkat pembelajaran salah satunya RPP. 

Dalam rangka mengimplementasikan pogram pembelajaran yang sudah dituangkan di dalam silabus, guru harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). RPP merupakan pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas, laboratorium, dan/atau lapangan untuk setiap Kompetensi dasar. Oleh karena itu, apa yang tertuang di dalam RPP memuat hal-hal yang langsung berkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar.

Dalam menyusun RPP guru harus mencantumkan Standar Kompetensi yang memayungi Kompetensi Dasar yang akan disusun dalam RPP-nya. Di dalam RPP secara rinci harus dimuat Tujuan Pembelajaran,Materi Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran, Sumber Belajar, dan Penilaian

Berikut disajikan RPP geografi kelas XI SMA berdasarkan kurikulum 2013 :

KD 3.1 : Posisi Strategi Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia

20 Oktober 2020

Program Kegiatan PembaTIK Level 4 Berbagi Memanfaatkan Portal Rumah Belajar


Assalamu’alaikum warah matullahi wabarakatu..

Halo sahabat rumah belajar, semoga selalu tetap sehat, semangat dan tetap jaga protokol kesehatan..

Kali ini saya akan berbagi pengalaman kegiatan-kegiatan dalam PembaTIK level 4 yakni level berbagi.

Baca juga Motivasi Mengikuti PembaTIK Tahun 2020

Program ini merupakan kegiatan-kegiatan tatap muka dan tatap maya yang saya lakukan selaku Sahabat Rumah Belajar Provinsi Riau dalam mensosialisasikan dan mengimplementasikan Portal Rumah Belajar dalam pembelajaran

Kegiatan yang pertama adalah kegiatan tatap muka bersama dengan Guru SMA Negeri 4 Bengkalis dimana tempat saya mengajar, dilaksanakan pada hari Rabu dengan materi mengenal fitur-fitur Portal Rumah Belajar dan praktik baik selama pandemi. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang peserta.

Baca juga Belajar Asyik, Gratis Bebas Biaya. Yuk, Kunjungi Portal Rumah Belajar

Kegiatan tatap muka yang kedua adalah bersama dengan Guru SMP Negeri 6 Bengkalis dan Guru SMP Negeri 2 Bengkalis yang dilaksanakan pada hari selasa 12 Oktober 2020 dengan materi pembelajaran berbasis TIK menerapkan model Discovery Inquiry dengan memanfaatkan fitur sumber belajar. Kegiatan ini di ikuti oleh 34 orang beserta.

Baca juga Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Menerapkan Model Discoveri Inquiri Memanfaatkan Fitur Sumber Belajar

Kagiatan tatap muka yang ketiga adalah bersama dengan Guru SMP Negeri 4 Bengkalis dan SD Negeri 14 Bengkalis yang dilaksanakan pada hari Rabu 13 Oktober 2020 dengan materi pembelajaran berbasis TIK menerapkan model explicit instruction dengan memanfaatkan TV Edukasi. Kegiatan ini di ikuti oleh 34 orang peserta

Baca juga Implementasi Model Explicit Instruction pada Mata Pelajaran Geografi Memanfaatkan TV Edukasi

Berikut rekap presensi peserta tatap muka kegiatan pembelajaran berbasis TIK dengan memanfaatkan Portal Rumah Belajar :

Dan kegiatan berikutnya saya juga melakukan tatap maya mensosialisasikan portal rumah belajar dengan kegiatan  bincang-bincang di RRI pro 1 Bengkalis pada hari senin tanggal 11 Oktober 2020  selama satu jam mulai dari pukul 10.00 s/d 11.00 wib

Tatap maya yang kedua berkolaborasi sesama SRB Provinsi Riau melalui live streaming youtube dengan aplikasi streamyeard yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 11 Oktober 2020. Kegiatan ini di tonton oleh 160 orang viewers

Dan kegiatan tatap maya yang ketiga SRB kabupaten Bengkalis berkolaborasi dengan dinas pendidikan kabupaten bengkalis melalui cisco webex yang dilaksanakan pada hari Rabu Tanggal 13 Oktober 2020. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten bengkalis.

Berikut rekap presensi peserta tatap maya kegiatan pembelajaran berbasis TIK dengan memanfaatkan Portal Rumah Belajar :

Nah untuk itu, sekali lagi sahabat jangan lupa mengunjungi alamat url Portal Rumah Belajar ya, belajar dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja.

Makasih ya.. sudah berkunjung ke blog saya.. Semoga bermanfaat buat sahabat Rumah Belajar semua... 

"Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia"

12 Oktober 2020

Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Menerapkan Model Discoveri Inquiri Memanfaatkan Fitur Sumber Belajar



Penasaran dengan Penerapan Pembelajaran Model Discovery Inquiry Memanfaatkan Portal Rumah Belajar, Yuk simak video live streaming di atas pada menit ke 42'30". Bpk/ibu Sahabat Rumah Belajar akan menemui jawabannya...!
Dan kita juga dapat menyaksikan pemanfaatan Portal Rumah Belajar yang disampaikan oleh Narasumber lainnya.

Sebelumnya mungkin saya akan perkenalkan kembali kepada bpk/ibu sahabat rumah belajar hebat apa itu PembaTIK?

PembaTIK adalah kegiatan atau proses pembelajaran yang sebagian atau seluruhnya dilaksanakan dengan memanfaatkan atau mengintegrasikan TIK dalam pembelajaran. Proses pembelajaran ini dapat dijalankan apabila pendidik mempunyai kompetensi TIK dan dapat memanfaatkan TIK sebagai sarana pembelajaran. 

Tidak hanya pendidik, peserta didik pada abad ke-21 ini diharapkan dapat memiliki keterampilan menentukan sendiri tujuan belajar (self-directed learning), mengkonstruksi pengetahuan (knowledge construction), kolaborasi (collaboration), komunikasi (communication), memanfaatkan TIK (using ICT), dan penyelesaian masalah dan inovasi (problem solving dan innovation). Berbagai keterampilan tersebut dapat dibangun melalui pengintegrasian TIK dalam proses pembelajaran.


Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di abad ke-21 atau abad teknologi ini mendorong terjadinya perubahan dalam peran pendidik terhadap murid disebabkan oleh perkembangan teknologi informasi begitu pesat sehingga menciptakan berbagai tantangan baru dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar.

Pengaruh berkembangnya TIK dalam proses pembelajaran diantaranya, pembelajaran yang biasanya dilakukan terbatas di ruang kelas dengan jadwal yang sudah ditentukan berkembang menjadi di mana saja, kapan saja dan dengan siapa saja, pembelajaran yang biasanya menggunakan fasilitas material seperti buku berkembang dengan memanfaatkan teknologi komputer dan jaringan.

Kunci sukses untuk dunia pendidikan dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 ini yaitu pendidikan dengan proses pembelajaran yang interdisiplin dan holistik; yang mampu menyelesaikan dan beradaptasi dengan berbagai permasalahan; dimana proses belajar mengajar yang berpusat pada peserta didik, partisipatif, dan interaktif; berbasis penelitian dan berorientasi kerja; serta koheren, progresif, dan bercermin pada lingkungan yang bisa dicapai dengan melakukan pembelajaran berbasis TIK. 

Di sisi lain, peserta didik masih kesulitan memperoleh bahan ajar dan media ajar mandiri yang dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik. Nah ini tidak dirasakan oleh peserta didik saja lho bpk/ibu sahabat rumah belajar hebat, tapi kita sebagai pendidik pasti juga merasakan hal yang sama kan...!

Nah maka dari itu, untuk mengatasi permasalah-permasalahan tersebut, dibuatlah dan dikembangkanlah Portal Rumah Belajar sebagai sarana pembelajaran berbasis TIK yang telah disebutkan. Portal Rumah Belajar merupakan portal pembelajaran resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan alamat url http://belajar.kemdikbud.go.id

Konten-konten dan media pembelajaran yang tersedia di Rumah Belajar tersebut dapat dimanfaatkan oleh pendidik, peserta didik, dan masyarakat dalam belajar. Masing-masing fitur dalam Portal Rumah Belajar memiliki karakteristik yang berbeda sehingga pola pemanfaatan tiap fitur pun dapat berbeda. 

Pusdatin Kemdikbud telah membuat dan mengembangkan Rumah Belajar sejak tahun 2011 sebagai salah satu portal pembelajaran berbasis web, yang berisi berbagai layanan pembelajaran. 

Fitur-fitur yang terdapat pada Portal Rumah Belajar dapat dimanfaatkan dengan menggunakan beragam model pembelajaran sesuai tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Disini sebagai contoh saya akan mencoba menggunakan model pembelajaran Discovery Inquiry Learning dengan memanfaatkan Sumber Belajar dan Tv Edukasi


Berdasarkan prosedur model pembelajaran Discovery Inquiry Learning yang Memanfaatkan Sumber Belajar, beberapa langkah yang harus dilakukan pendidik. Yaitu Pendidik harus melakukan persiapan sebelum pembelajaran akan dimulai. Adapun beberapa persiapan yang harus dilakukan pendidik adalah Pendidik merumuskan stimulus untuk diberikan kepada peserta didik dalam mengawali/mengantar peserta didik ngikuti pembelajaran dengan model pembelajaran yang akan kita gunakan. 

Dalam merumuskan stimulus ini Pendidik bisa menggunakan konten Sumber Belajar atau Tv Edukasi, baik materi atau katalog medianya untuk dikemas sesuai kebutuhan Pendidik. Berikut contohnya : 

Peserta didik kita bimbing untuk membuka Portal Rumah Belajar, kemudian kita arahkan ke Fitur Sumber Belajar, setelah itu kita cari konten sesuai dengan materi ajar.    

Sintaks Model Pembelajaran Discovey Inquiry Learning adalah
1. (sintaks 1: stimulus)

Guru mengawali dengan menyampaikan topik bahasan dan tujuan pembelajaran, dilanjutkan dengan pemberian stimulus ke siswa

2. (sintaks 2: probem statement)

Siswa membahas stimulus yang telah diberikan guru, lalu mengidentifikasi berbagai persoalan/ menemukan masalah yang ada dalam materi tersebut

3. (sintaks 3: data collection)

Siswa mengumpulkan data dan informasi untuk menjawab permasalahan yang telah dirumuskan, dari aneka sumber belajar yang tersedia. Siswa dapat membaca literature (buku, internet, konten Sumber Belajar)

Dalam hal ini siswa diberi keleluasaan untuk menggali lebih luas persoalan yang telah dibuat berdasarkan pemahaman dari konten tersebut, melalui perngumpulan berbagai informasi yang relevan dengan cara membaca literatur baik secara online maupun offline, mengamati obyek, wawancara dengan nara sumber atau melakukan uji coba sendiri dan lain-lain oleh siswa 

4. (sintaks 4: Data prossesing)

Siswa mengolah data/informasi yang telah diperoleh kemudian menganalisis dan menarik kesimpulan untuk memecahkan masalah.

5. sintaks 5: Verification)

Pembuktian dari pernyataan/permaslahan yang telah dirumuskan (berdasarkan hasil pengolahan informasi yang telah ada)

6. (sintaks 6: Generalization) 

melakukan penarikan kesimpulan atau generalisasi berdasarkan hasil verifikasi yang telah dipresentasikan oleh masing-masing siswa

Sebenarnya banyak lho inovasi pembelajaran Berbasis TIK yang dapat kita terapkan dalam proses pembelajaran. Semuanya tergantung kepada individu Sahabat Rumah Belajar mau atau tidak melakukan suatu perubahan. Seperti kutipan Albert Einstein ini “Hidup itu bagaikan sepeda, agar tetap seimbang kita harus terus bergerak”. Kalau kita berhenti mengayuh kita akan tumbang, benar begitu kan Sahabat Rumah Belajar. 

Nah untuk itu, sekali lagi sahabat jangan lupa mengunjungi alamat url Portal Rumah Belajar ya, belajar dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja.

Oke, Makasih ya.. sudah berkunjung ke blog saya.. Semoga bermanfaat buat sahabat Rumah Belajar semua...

"Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia"

#pusdatinkemdikbud #kemdikbud #MerdekaBelajar #GuruBerbagi #pembatik
#gurupenggerak #pembatiklevel1 #pembatiklevel2 #pembatiklevel3 #pembatiklevel4
#dutarumahbelajar #belajardarirumah #rumahbelajar